pagi
mata ini kembali terbuka , setelah melihat sepotong mimpi semalam
menengok alarm yang berbunyi , pukul 03.00 terpampang
berusaha bangun, duduk sejenak , berpikir ,berdoa dan beranjak
perlahan membuka kran mengalir deras . ku basuh seluruh bagian wudluku terasa begitu damai
pagi yang sepi tak ada mata memandang , tak ada suara berkumandang, dan aku percaya tuhan sedang bersamaku.
berjalan kembali meraih sepasang pakaian sholatku, ku gelar sajadah biruku, kupasang perlahan satu demi satu hingga menutup seluruh tubuh ini.
aku siap,,, siap dengan segala doa ,,siap dengan perjumpaan mulia...
kulantunkan sepotong doa kuresapi, kecerna, begitu hebat, berat , dan tangis tak kuasa memecah hening pagi itu.
gelap, mengalir deras butiran-butiran air mata, desah panjang ayat-ayat keesa-an menghiasi dan melengkapi pertemuaan itu.
kupanjatkan salam kesejahteraan diantara malaikat-malaikat malam.
kegelisahan masih membekas, kesalahan - kesalahan masih membayang. memanjatkan ampun kepada Tuhan Sang penguasa alam.
siang,
terik mentari pagi berbaur dengan panas menyengat hawa duniawi sepanjang perjalanan menuju tempat dirasah. MasyaAllah, bau asap mengepul dimana-mana. capek . berusaha menghindar dari pengemudi 'ngebut" , hampir saja. melaju kencang , sampai tikungan kampus dan sampai juga. alhamdulillah 15 menit diperjalanan melelahkan.
semua sudut jalan , sepi, hanya beberapa orang lulu lalang lewat keluar masuk gerbang fakultas. melirik jam 5 menit lagi masuk,,, larii...
huh, sampai di kelas.
teringat satu kata Pengasuh " disiplin ". dan aku sadar itu begitu penting. begitu penting waktu yang telah kita sia-siakan walau hanya sedetik.
mungkin Tuhan membukakan jalan untukku ,, menyadarkanku,mengingatkanku, Allahu Rabbi... begitu banyak kekurangannku menghargai waktu. hampir saja telat.
Malam tiba,
kembali mendesah melihat langit-langit ruang kamar asrama. sudah mulai berkurang suara-suara teriakan kawan-kawan yang terdengak sejak mata terbuka. meski masih sibuk mengotak-atik handphone, aku sempat terdiam. dan berpikir. berapa lama lagi aku berdiri menapakkan kaki di sini. berapa lama lagi harus menjalani hidup dengan setiap sistem yang kadang membuat kesal. begitu juga teman-teman. tapi,,,
kadang ada sisi benar jika dilihat, semuanya dikembalikan kepada diri masing-masing. semua ada hikmahnya. positif thinking, easy going aja lah... sesekali ingat perkataan teman.
mungkin saat inilah mulai harus mendongkrak hati supaya tetap up grade dan tetap mengopor-opori semangat untuk tetap membara. ان الله معنا. Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kita. jika kita selalu bersyukur dan mengingatnya Dia pasti akan selalu hadir memberikan rahmat dan hidayah-Nya .
keep our spirit on Islam,,, barakallahu fiiyaa wa fiikum